Pengertian Basement Dalam Bangunan

Basement ialah sebuah tingkat atau beberapa tingkat dari bangunan yang keseluruhan atau sebagian terletak di bawah tanah. Basement ialah ruang bawah tanah yang merupakan serpihan dari bangunan gedung. Pada masa ini basement dibentuk sebagai perjuangan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang semakin padat dan mahal.



basement untuk parkir


Tidak semua bangunan mempunyai basement. Untuk bangunan yang memilikinya, tungku perapian (furnace), alat pemanas air (water heater), pelataran kendaraan beroda empat dan sistem pengaturan suhu dari satu rumah atau bangunan secara khas terlokasi pada tingkatan terbawah bangunan ini; sehingga menjadi suatu kenyamanan tersendiri untuk pemasangan dan aplikasi serpihan menyerupai sistem distribusi elektrik, dan titik distribusi televisi kabel.

konstruksi basement


Basement menunjukkan satu kesempatan untuk jago bangunan untuk mencapai suatu titik balik dalam pengeluarannya, dan customer/klien untuk mendapat laba dengan membangun sebuah bagunan yang bernilai potensi lebih.

Basement biasanya dipakai sebagai ruang utilitas untuk bangunan, kawasan ruang utilitas menyerupai boiler, pemanas air, panel pemutus atau kotak sekering, kawasan parkir, dan sistem pendingin udara. Begitu juga akomodasi menyerupai sistem distribusi listrik dan titik distribusi televisi kabel. Di kota-kota dengan harga properti yang tinggi, menyerupai Jakarta, basement atau ruang bawah tanah sering dilengkapi dengan akomodasi sehingga sanggup dipakai sebagai ruang kerja.

Basement atau ruang bawah tanah sejatinya sudah ada semenjak zaman dahulu dimana beberapa istana kerajaan mempunyai ruang bawah tanah sebagai kawasan bersembunyi atau melarikan diri. Basement menjadi lebih gampang dibangun semenjak adanya industrialisasi dalam pembangunan rumah.

Mesin penggali bertenaga besar menyerupai backhoe dan front-end loader telah mengurangi waktu dan tenaga yang diharapkan untuk menggali ruang bawah tanah secara dramatis dibandingkan dengan menggali dengan tangan dengan sekop, meskipun metode ini mungkin masih dipakai di negara berkembang.

Sistem bangunan dengan basement sangat cocok dipakai untuk bangunan tinggi. Pada bangunan tinggi, diharapkan pondasi yang sangat dalam, daripada membiarkan pondasi besar yang dalam ke tanah, lebih baik difungsikan sebagai ruang untuk utilitas atau back office.

Meskipun basement ialah salah satu cara untuk menghemat lahan dan menyediakan ruang servis, pada rumah tinggal basement jarang dibentuk sebab biaya yang dikeluarkan sanggup mencapai 1,5 kali lebih banyak dibandingkan biaya menciptakan struktur tingkat.

Namun, meski tergolong mahal namun bukan berarti pembuatan basement tidak dimungkinkan. Basement sering dimanfaatkan untuk fungsi ruang servis menyerupai gudang, workshop, ruang cuci, toilet maupun ruang-ruang yang memerlukan persyaratan khusus menyerupai home theatre dan ruang musik/studio yang membutuhkan kekedapan bunyi lebih tinggi sehingga tidak mengganggu tetangga.

Keuntungan dari keberadaan basement ialah kita sanggup menyembunyikan kegiatan-kegiatan yang tidak lezat dipandang mata orang luar (misalnya ruang ME, gudang, dll) dan kita sanggup memaksimalkan penggunaan ruang pada lantai yang ada di atasnya.

Dapatkan PDF
Sumber http://www.arsitur.com

Berlangganan Informasi Terbaru:

0 Response to "Pengertian Basement Dalam Bangunan"

Posting Komentar